baca-berita.com – dapat beragam wisata yang bisa dilakukan di Kota Bandung, Jawa Barat, antara lain wisata kuliner dan wisata alam.

Wisatawan pun juga bisa mengetahui peristiwa bersejarah dengan mengunjungi sejumlah tempat wisata dekat pusat Kota Bandung. Titik yang menjadi patokan kali ini adalah Tugu Titik Nol Kilometer (0 KM) Bandung di Jalan Braga.

Berikut daftar tempat wisata yang bisa dicapai dari pusat Kota Bandung yang Kompas.com rangkum, Sabtu (10/9/2022):

Aneka tempat wisata sejarah di dekat pusat Kota Bandung

1. Tugu Titik Nol Kilometer Bandung

Tugu Titik Nol (0 KM) Bandung berada di Jalan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.

Tugu yang kerap dijadikan latar foto Instagramable ini berlokasi di depan kantor Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat.

Dilansir dari laman , tugu ini merupakan tempat Gubernur Jenderal Hindia-Belanda waktu itu, H.M. Daendels, menancapkan tongkatnya dan berkata, “Coba usahakan, bila aku datang kembali di tempat ini telah dibangun sebuah kota.”

Momen tersebut juga berhubungan dengan kelahiran Kota Bandung.

2. Museum Konperensi Asia Afrika

Museum Konperensi Asia Afrika atau Museum KAA berada tidak jauh dari pusat Kota Bandung, yakni 220 meter dengan lama berjalan kaki kira-kira tiga menit. Alamatnya di Jalan Asia Afrika Nomor 65, Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung

Sesuai namanya, museum ini didirikan untuk mengenang Konferensi Asia-Afrika yang menginspirasi bangsa di Benua Asia dan Benua Afrika. Dilaporkan oleh Kompas.com, Kamis (31/3/2022), wisatawan bisa melihat koleksi yang berhubungan dengan konferensi tersebut, antara lain foto dan diorama.

Wisatawan harus melakukan reservasi dan menentukan waktu berkunjung secara online terlebih dahulu. Waktu kunjungannya pukul 09.00-10.00 WIB, 11.00-12.00 WIB, 13.00-14.00 WIB, dan 15.00-16.00 WIB.

Museum ini tutup setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan hari libur nasional.

3. Gedung Sate

Gedung Sate dibangun pada 27 Juli 1920, sehingga usianya pun sudah lebih dari satu abad. Alamatnya di Jalan Diponegoro Nomor 22, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.

Dari pusat Kota Bandung, wisatawan bisa berkendara sejauh 3,6 kilometer selama kira-kira 15 menit.

Bangunan yang kini menjadi kantor pemerintahan Jawa Barat ini dulunya memiliki banyak peran, dikutip dari , Senin (27/7/2020).

Antara lain sebagai Kantor Jawatan Pekerjaan Umum dan Pengairan pada era Hindia Belanda dan Pusat Pemerintahan (Shucho) Wilayah Jawa Barat pada masa pendudukan Jepang.

4. Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat

Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat memiliki bentuk seperti bambu runcing dengan gaya modern. Letaknya di satu garis lurus dengan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu, serta dekat dengan tempat wisata sejarah lainnya, antara lain Museum Geologi dan Museum Pos.

Dikutip dari laman , monumen yang juga dikenal sebagai Monpera atau Monju ini menggambarkan karakter perjuangan rakyat Jawa Barat dari waktu ke waktu.

Monumen ini berada di Jalan Dipati Ukur Nomor 48, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Jaraknya dari pusat Kota Bandung adalah 4,5 kilometer dengan durasi berkendara sekitar 22 menit.

5. Museum Sri Baduga

Museum Sri Baduga dibangun pada tahun 1974 dan awalnya dinamai Museum Negeri Provisi Jawa Barat oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Dr Daud Yusuf.

Dikutip dari laman , bangunan ini kemudian berganti nama menjadi Museum Negeri Provinsi Jawa Barat Sri Baduga pada tahun 1990. Adapun Sri Baduga merupakan nama seorang raja di Jawa Barat.

Museum ini mengoleksi beragam benda bersejarah, di antaranya naskah kuno, lukisan Prabu Siliwangi, dan kapak sepatu, dilansir dari laman resminya.

Museum Sri Baduga buka pukul 08.00-16.00 WIB pada hari Selasa-Jumat, serta tutup pada akhir pekan.

Jaraknya dari pusat Kota Bandung adalah tiga kilometer dengan waktu tempuh sekitar 10 menit. Alamatnya di Jalan BKR Nomor 185, Pelindung Hewan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung.

6. Monumen Bandung Lautan Api

Monumen Bandung Lautan Api yang setinggi 45 meter ini berada di Jalan BKR, Ciateul, Kecamatan Regol, Kota Bandung.

Jaraknya 2-3 kilometer dari pusat Kota Bandung dengan waktu tempuh hampir 10 menit.

Di tempat ini, wisatawan bisa mengenang peristiwa Bandung Lautan Api yang terjadi pada tahun 1946. Pada waktu itu, dilansir dari , rakyat Bandung melawan Agresi Militer Belanda II.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://baca-berita.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://baca-berita.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”