baca-berita.com – Aki mobil tekor menjadi kendala yang sering dialami oleh pengendara. Pasalnya hal itu bisa terjadi begitu saja, seakan tidak ada tanda-tanda sebelumnya.

Salah satu yang menjadi solusi adalah menghubungi toko aki atau bengkel mobil terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Pada suatu keadaan, aki masih bisa tertolong dengan melakukan pengisian daya, tapi bisa saja sumber energi ini sudah benar-benar rusak. Apa saja ya tanda aki yang benar-benar sudah rusak?

Pemilik One Aki Ceper Wawan, mengatakan ada beberapa tanda yang dapat dikenali bila aki tersebut sudah tidak bisa ditolong dan harus ganti.

“Aki tekor yang benar-benar rusak bisa karena usia pemakaian, artinya tanda tersebut kadang tidak bisa terdeteksi, kalau tanda-tanda aki rusak biasanya bisa dilihat selnya mulai renggang atau naik, terminal putus, air aki keruh,” ucap Wawan kepada Kompas.com, Sabtu (10/9/2022).

Dia mengatakan aki memiliki standar pemakaian sekitar dua tahun. Bila aki sudah menempuh usia tersebut, performa aki cenderung menurun.

“Standar pemakaian aki dari pabrik sekitar 1 tahun 8 bulan, tapi tidak menutup kemungkinan ada aki yang mampu bertahan lebih dari jangka waktu yang ditentukan tersebut,” ucap Wawan.

Dia juga mengatakan sel aki yang renggang atau terangkat bisa menjadi tanda bahwa sel tersebut sudah putus. Seperti yang diketahui, setiap sel pada aki bisa menghasilkan tegangan mencapai 2 volt lebih.

“Sel aki yang terangkat atau renggang identik dengan putus, kondisi sel ini sangat berpengaruh terhadap kemampuan aki,” ucap Wawan.

Dia juga menjelaskan kondisi air aki yang keruh itu merupakan tanda bahwa sel aki mengalami rontok. Seperti yang diketahui, sel aki terdiri dari bahan logam dan separator yang terbuat dari bahan isolator.

“Jika air aki keruh, itu bisa menjadi tanda sel-sel aki sudah rontok, itu secara otomatis menjawab bahwa sel aki sudah rusak,” ucap Wawan.

Jadi, tanda aki benar-benar rusak bisa dilihat dari kondisi sel, melakukan pengukuran untuk membuktikan elemen-elemen aki sudah putus atau belum, dan kondisi air aki.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://baca-berita.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://baca-berita.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”