baca-berita.com – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa akan segera memasuki masa purnabakti atau pensiun pada Desember 2022.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan bahwa proses pergantian Panglima TNI sudah ada mekanismenya.

“Iya sudah ada mekanismenya. Ditunggu saja,” kata Mahfud.

Ditanya soal calon pengganti, Mahfud mengaku tidak mengetahui sosok yang akan ditunjuk menjadi Panglima TNI berikutnya.

Mahfud mengatakan bahwa ada saatnya Presiden RI Joko Widodo ( Jokowi ) akan mengajukan nama calon Panglima TNI yang baru ke DPR .

“Oh ndak (tidak) tahu. Itu Presiden itu yang akan ajukan ke DPR . Ditunggu aja,” ujar Mahfud dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJ News pada 10 September 2022.

Sebagaimana diketahui, ketentuan pengangkatan Panglima TNI telah diatur dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.

Posisi panglima TNI dapat dijabat secara bergantian oleh perwira tinggi tiap-tiap angkatan yang pernah atau sedang menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan.

Pasal 13, ayat 6 UU tersebut berbunyi: “Persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat terhadap calon Panglima yang dipilih oleh Presiden, disampaikan paling lambat 20 (dua puluh) hari tidak termasuk masa reses, terhitung sejak permohonan persetujuan calon Panglima diterima oleh Dewan Perwakilan Rakyat.”

Mengenai usia maksimal saat pensiun, bagi tingkat perwira yaitu 58 tahun. Hal ini berbeda dengan prajurit TNI berpangkat bintara dan tamtama yang memasuki usia pensiun umur 53 tahun.

Sedangkan untuk pemberhentian dari jabatan sebagaimana diatur diatur dalam Pasal 59 yang menjelaskan bahwa prajurit berpangkat Kolonel dan perwira akan diberhentikan oleh presiden.***

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website pikiran-rakyat.com. Situs https://baca-berita.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://baca-berita.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”