baca-berita.com – Berbeda dari ‘gerombolan’ Ferdy Sambo yang lain, href=”https://www.pikiran-rakyat.com/tag/AKBP- Pujiyarto “>AKBP Pujiyarto (AKBP P) memutuskan untuk tidak ajukan banding usai menerima putusan sidang etiknya.

Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) atas mantan Wakil Kasubdit Renakta Polda Metro Jaya tersebut diketahui rampung pada Jumat, 9 September 2022.

Dalam sidang tersebut, AKBP P terbukti melancarkan aksi Ferdy Sambo ( FS ) dalam memanipulasi penyelidikan saat mengungkap kasus tewasnya Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat (J).

Secara tak terduga, setelah putusan dibacakan, Pujiyarto menerima dengan lapang dada dengan tidak mengajukan permohonan banding.

Baca Juga: Hukuman Minta Maaf, Sanksi bagi Tersangka AKBP Pujiyarto Hasil Sidang Etik Polri

Keterangan didapat dari Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo. Dia menegaskan bahwa Pujiyarto mengambil jalan berbeda dari gerombolan Sambo lainnya.

“Dari putusan tersebut, pelanggar menyatakan tidak (mengajukan) banding. Artinya pelanggar menerima putusan tersebut,” ujar Dedi kepada wartawan, Jumat, 9 September 2022.

Sebagai informasi, AKBP P terbukti bersalah, melanggar aturan Polri dengan perbuatan tercela, yakni kehilangan profesionalisme dalam menangani laporan polisi terkait kasus Yoshua.

“Terduga pelanggar tidak profesional saat menindaklanjuti penanganan laporan polisi nomor LP/B1630/VII/2022/SPKT/POLRES JAKARTA SELATAN tertanggal 9 Juli 2022,” ucap Dedi.

Baca Juga: Hari Ini! Sidang Etik Wadirkrimum Polda Metro Jaya Digelar, 13 Saksi Dihadirkan

P juga dinyatakan bersalah lantaran meloloskan laporan pelecehan seksual di Duren Tiga, Jakarta Selatan, oleh Putri Candrawathi yang dituduhkan pada almarhum Yoshua.

“Kemudian juga tentang tindak pidana kekerasan seksual yang dilaporkan ini tidak tertangani dengan baik. Kemudian LP ini sudah dihentikan oleh penyidik,” kata Dedi.

Untuk itu, sebagai bagian dari sidang, Pujiyarto wajib mengatakan permintaan maaf langsung dengan lisannya di hadapan komisi kode etik.

Baca Juga: Hasil Sidang Etik AKP Dyah Chandrawati, Mutasi Bersifat Demosi Selama Satu Tahun

Adapun pasal-pasal yang menjerat AKBP P dalam sidang KKEP diantaranya Pasal 13 ayat 1 PP nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri juncto Pasal 5 ayat 1 huruf C Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.

Pihak Kepolisian menggelar sidang etik terhadap href=”https://www.pikiran-rakyat.com/tag/AKBP- Pujiyarto “>AKBP Pujiyarto usai rampungnya sidang etik Jerry Raymond Siagian.

Untuk sidang Pujiyarto , pihak kepolisian menghadirkan tiga orang saksi, di antaranya AKBP JS, Kompol GA, dan AKP IMW. ***

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website pikiran-rakyat.com. Situs https://baca-berita.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://baca-berita.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”