baca-berita.com – Kepala The Central Intelligence Agency (CIA) William Burns menyebut invasi Vladimir Putin ke Ukraina dapat dinilai sebagai kegagalan. Hal ini karena pasukan Ukraina berhasil melakukan serangan balasan terhadap pasukan pendudukan Rusia di timur laut negara itu.

Menurut Burns, Putin telah meremehkan tekad Ukraina ketika dia memutuskan untuk menyerang pada Februari, dan sekarang membuat kesalahan yang sama ketika datang ke dukungan internasional untuk Kyiv.

“Taruhan Putin saat ini adalah bahwa dia akan lebih tangguh daripada Ukraina, Eropa, Amerika. Saya percaya, dan rekan-rekan saya di CIA percaya, bahwa Putin salah tentang taruhan itu karena dia sangat salah dalam asumsinya di masa lalu, hingga Februari lalu tentang keinginan Ukraina untuk melawan,” kata dia sebagaimana dikutip The Guardian, Sabtu (11/9/2022).

Buns juga menyebut bahwa tidak hanya kelemahan militer Rusia yang terungkap, melainkan akan ada kerusakan jangka panjang yang terjadi pada ekonomi Rusia dan generasi Rusia.

Seperti diketahui pasukan Ukraina membuat kemajuan signifikan dalam serangan balik besar pertama mereka sejak musim semi dengan mendorong mundur pasukan Rusia dari sejumlah pemukiman di wilayah Kharkiv. Presiden Ukraina Zelensky melaporkan bahwa pasukan Ukraina telah merebut kembali lebih dari 1.000 km persegi wilayah dari Rusia sejak awal September.

“Pahlawan kita telah membebaskan puluhan pemukiman. Dan hari ini gerakan ini berlanjut, ada hasil baru,” kata dia.

Adapun pihak berwenang Ukraina telah memberlakukan “rezim diam” di seluruh garis depan, melarang wartawan melakukan perjalanan ke garis depan, dan mengutip pentingnya kejutan dalam serangan baliknya terhadap pasukan Rusia.

Alih-alih serangan balik yang telah lama ditunggu-tunggu di wilayah Kherson di selatan, fokus utamanya adalah Kharkiv di timur laut, yang mengarah pada perebutan kembali Balakliia, sebuah kota berpenduduk 27.000 jiwa.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cnbcindonesia.com. Situs https://baca-berita.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://baca-berita.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”