baca-berita.com – Hacker Bjorka belakangan ini menjadi sorotan publik setelah mengeklaim telah berhasil membongkar data-data penting.

Hacker Bjorka menyapa penulis sekaligus penggiat media sosial, Denny Siregar melalui akun Twitter miliknya.

Dalam cuitannya Bjorka menuliskan, “hi @Dennysiregar7. how does it feel to live using tax money from Indonesian people but instead you use the internet to polarize people?

“Hai @Dennysiregar7. bagaimana rasanya hidup menggunakan uang pajak dari masyarakat Indonesia tetapi sebaliknya Anda menggunakan internet untuk mempolarisasi orang?

Melalui tulisan tersebut, ribuan cuitan membalas bahkan unggahan tangkapan layar @fare*** memperlihatkan bahwa Bjorka membocorkan data pribadi milik Denny Siregar .

“hahahhahahhaha shap sir,” kata pemilik akun @fare***.

Dalam unggahan tangkapan layar tersebut memperlihatkan sejumlah data penting termasuk nomor telepon milik Denny Siregar .

Bahkan, nomor telepon milik Denny Siregar yang tercantum dalam unggahan yang disebarkan Bjorka tersebut berjumlah lebih dari satu nomor.

“Njir nomor tlp banyak amat ampe punya 10 buset dah wkwk,” kata pemilik akun @napa***

“Beneran buzzer ini mah, nomornya banyak,” ujar pemilik akun @kapt***

“Loba pisan nomerna, gawe di konter? Banyak banget nomornya, kerja di konter?” ujar pemilik akun @Adii***

Meski demikian, beberapa pengguna Twitter juga turut mengomentari hacker Bjorka yang mengunggah data milik Denny Siregar .

“Hai @bjorkanism dia bukan siapa-siapa, tidak ada kekuatan untuk mengubah apa pun yang berdampak pada sipil; ini tidak terkait dengan misi Anda seperti yang kami baca di tweet Anda sebelumnya; harap lebih akurat saat menerbitkan sesuatu,” kata pemilik akun @kura***

“Saya yakin tidak hanya dari mereka yang pro-pemerintah Indonesia, tetapi juga dari oposisi , pasti ada seseorang yang dibayar untuk menjadi buzzer yang menurunkan peringkat pemerintah, mengapa Anda tidak mengungkapkannya juga?” ujar pemilik akun @Nath***

Denny Siregar merupakan seorang penulis sekaligus penggiat aktif di media sosial baik di Instagram maupun Twitter.

Tak jarang tulisan-tulisannya di unggahan media sosial milik Denny Siregar menuai kontroversi.

Kontroversi tersebut di antaranya adalah dituding menista agama, konflik dengan FPI, mengkritik KPK, mengaku dirinya Syiah, mencela sampul Tempo yang memperlihatkan Presiden Jokowi berhidung panjang, ditegur oleh Partai Gerindra, dan istilah kadal gurun.

Hacker Bjorka sebelumnya mengeklaim telah meretas dokumen dan persuratan milik Presiden Jokowi, kemudian beberapa waktu lalu dia juga membongkar kasus Munir yang disebarkan melalui akun Twitter miliknya.***

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website pikiran-rakyat.com. Situs https://baca-berita.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://baca-berita.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”