baca-berita.com – Peti mati Ratu Elizabeth telah tiba di Edinburgh pada hari Minggu 11 September 2022 setelah perjalanan enam jam dari rumah musim panasnya di Dataran Tinggi Skotlandia.

Iring-iringan mobil melewati puluhan ribu pelayat yang berbaris di sepanjang rute, banyak dalam keheningan yang suram, beberapa bertepuk tangan dan yang lainnya menangis.

Pada akhir perjalanannya yang lambat melalui pedesaan Skotlandia yang indah, desa-desa, kota-kota kecil dan kecil.

Tampak juga tentara membawa peti mati ke ruang tahta Istana Holyroodhouse, kediaman resmi Elizabeth di Skotlandia, di mana ia akan bermalam.

Dalam penghormatan emosional kepada ibunya pada Jumat, 9 September 2022 putra tertua ratu dan raja baru, Raja Charles III, mengatakan dia telah memulai “perjalanan besar terakhir” untuk bergabung dengan Pangeran Philip, suaminya yang meninggal tahun lalu.

Sebelumnya, mobil jenazah yang membawa peti kayu ek muncul dari gerbang Kastil Balmoral, tempat dia meninggal pada hari Kamis dalam usia 96 tahun, pada awal perjalanan ke ibu kota Skotlandia.

Peti matinya dibungkus dengan Royal Standard of Scotland dengan karangan bunga di atasnya yang terbuat dari bunga.

Bunga tersebut konon yang diambil dari perkebunan Balmoral termasuk kacang manis, salah satu favorit Elizabeth.

Kerumunan, lima belas orang jauh di tempat, berkumpul di pusat Edinburgh untuk menyambut iring-iringan mobil saat menuju Holyroodhouse, di mana ia bertemu dengan penjaga kehormatan militer.

Putri Anne , diapit oleh putra ratu yang lebih muda, Pangeran Andrew dan Edward, membungkuk saat peti mati dibawa ke dalam oleh tentara dari Resimen Kerajaan Skotlandia.

“Tidak mungkin saya melewatkan ini. Saya akan menyesalinya seumur hidup saya,” kata Eilidh Mackintosh, 62 tahun.

Yang kemudian dirinya meninggalkan rumahnya pada pukul 6 pagi untuk memastikan pemandangan yang bagus di antara kerumunan besar di Royal Edinburgh yang terkenal.

Rachel Lindsay, 24, dibiarkan menangis saat peti mati itu lewat. “Ini sangat menyedihkan,” katanya.

“Saya tidak berpikir kami mengharapkan itu terjadi. Saya hanya berpikir dia akan hidup selamanya. Saya tidak berpikir itu nyata sampai saya melihatnya.”

Perjalanan dari Balmoral adalah yang pertama dari serangkaian acara menjelang pemakaman kenegaraan di Westminster Abbey di London pada 19 September mendatang.***

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website pikiran-rakyat.com. Situs https://baca-berita.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://baca-berita.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”