baca-berita.comPIKIRAN RAKYAT- Ratu Elizabeth II telah berpulang, tahta kekuasaannya otomatis akan turun kepada anak tertuanya, yang akan dilantik menjadi Raja Charles III .

Dalam pidato nasional pertamanya setelah menggantikan Ratu Elizabeth II , Raja Charles mengingat sang ibu sebagai inspirasi dan teladan bagi dirinya serta keluarga.

“Kami berhutang padanya hutang paling tulus yang dapat dihutang oleh keluarga manapun kepada ibu mereka,” katanya dalam pidato delapan menit yang direkam sebelumnya,

Ratu Elizabeth II meninggal di Kastil Balmoral di Skotlandia kemarin pada usia 96 tahun pukul 16.00 sore waktu Inggris.

Raja Charles mengatakan miliknya adalah “kehidupan yang dijalani dengan baik” dan “sebuah janji dengan takdir yang ditepati”.

“Janji layanan seumur hidup itu saya perbarui kepada Anda semua hari ini,” tuturnya menambahkan.

“Selain kesedihan pribadi yang dirasakan semua keluarga saya, kami juga berbagi dengan banyak dari Anda di Inggris, di semua negara di mana Ratu menjadi Kepala Negara, di Persemakmuran dan di seluruh dunia, rasa terima kasih yang mendalam. ,” katanya lagi.

Dia menyebutkan bagaimana pada tahun 1947, “pada hari ulang tahunnya yang ke-21, dia berjanji dalam siaran dari Cape Town ke Persemakmuran untuk mengabdikan hidupnya, apakah itu pendek atau panjang, untuk melayani rakyatnya.

Ratu Elizabeth II berkorban untuk tugas, yang tidak goyah melalui masa-masa perubahan dan kemajuan, kegembiraan dan perayaan melalui saat-saat kesedihan dan kehilangan”.

Raja Charles juga ingat ayahnya Pangeran Philip, yang meninggal pada usia 99 tahun lalu sambil mengucapkan selamat tinggal.

“Dan untuk Mama tersayang, saat Anda memulai perjalanan besar terakhir Anda untuk bergabung dengan almarhum Papa saya, saya hanya ingin mengatakan ini: terima kasih Terima kasih atas cinta dan pengabdian Anda kepada keluarga kami dan keluarga bangsa-bangsa yang telah Anda layani dengan rajin selama ini. Semoga ‘penerbangan Malaikat menyanyikanmu untuk istirahatmu’.” ujar Raja Charles III .

Dalam pidatonya, dia juga berbicara tentang hidupnya sendiri yang sekarang berubah.

“Tidak mungkin lagi bagi saya untuk memberikan begitu banyak waktu dan energi saya untuk amal dan masalah yang sangat saya pedulikan. Tetapi saya tahu pekerjaan penting ini akan terus berlanjut di tangan orang lain yang dapat dipercaya,” ucapnya.

“Saya mengandalkan bantuan penuh kasih dari istri tercinta saya, Camilla,” katanya, “Sebagai pengakuan atas pelayanan publiknya yang setia sejak pernikahan kami 17 tahun yang lalu, dia menjadi Permaisuri saya.” ujar raja Charles III

“Saya tahu dia akan membawa tuntutan peran barunya pengabdian yang teguh pada tugas yang sangat saya andalkan.” katanya menambahkan.

Dari kedua putranya, dia pertama kali berbicara tentang pewarisnya, Pangeran William, dan istrinya Kate Middleton, dan menyatakan mereka Pangeran dan Putri Wales, selain gelar mereka yang lain.***

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website pikiran-rakyat.com. Situs https://baca-berita.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://baca-berita.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”