baca-berita.com – Selain terkenal atas masa jabatannya selama 7 dekade, Ratu Elizabeth II juga dikenal sebagai ratu yang sangat bijak, elegan, dan patuh.

Namun, tahukah kamu bahwa Ratu Elizabeth II pernah melanggar beberapa protokol kerjaan?

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Times of India pada 10 September 2022, berikut adalah 5 protokol kerajaan yang pernah dilanggar oleh Ratu Elizabeth II .

1. Mengubah Hukum Suksesi Kerajaan

Peraturan lama kerajaan mengatur anak laki-laki tertua raja sebagai penerus tahta Inggris berikutnya, terlepas dari fakta bahwa mereka memiliki saudara perempuan yang lebih tua. Hal ini juga dikenal dengan istilah Primogenitor Laki-laki.

Menangani hal ini, Ratu Elizabeth II bersama Parlemen Inggris meloloskan Succession to the Crown Act 2013, dan memastikan bahwa Putri Charlotte juga memiliki tempat di garis suksesi.

2. Buka Dunia Modern ke Keluarga Kerajaan

Selama ribuan tahun, Keluarga Kerajaan Inggris telah memilih untuk memiliki privasi yang ketat dan tertutup.

Ratu Elizabeth II mengambil gebrakan baru untuk menjadi bangsawan pertama yang mempublikasikan kehidupan kerajaan ke mata umum.

Dengan siaran di seluruh dunia dari upacara penobatannya, dia membuka kehidupan bangsawan mengikuti perkembangan masyarakat yang modern.

3. Izinkan Keluarga Kerajaan Nikahi Orang yang Pernah Cerai

Anggota Keluarga Kerajaan Inggris tidak diizinkan untuk menikah dengan orang yang bercerai, terutama ketika mantan pasangan mereka masih hidup.

Hingga pada tahun 2022, Gereja Inggris mulai mengizinkan, setelah Pangeran Charles dan Camilla Parker Bowles menikah.

Meskipun, pada saat itu Ratu Elizabeth II dilaporkan tidak menghadiri upacara tersebut.

Namun, selang beberapa tahun ia menyatakan pendapatnya dengan menyetujui pernikahan antar Pangeran Harry dengan Meghan Markle yang berstatus janda.

4. Peluk Michelle Obama

Salah satu aturan terpenting yang harus diikuti saat bertemu Ratu adalah dilarang menyentuhnya.

Namun, di tahun 2009, Michelle Obama memeluk Ratu, dan Ratu Elizabeth II juga terlihat membalas pelukan itu dengan hangat.

5. Nikahi Katolik Roma Tanpa Kehilangan Garis Suksesi

Perdebatan sengit mengenai seorang anggota kerajaan dapat menikahi seorang Katolik Roma, merupakan isu yang cukup menarik perhatian sepanjang sejarah berdirinya Kerajaan Inggris .

Karena para bangsawan yang menikahi seorang katolik aRoma terancam akan kehilangan tempatnya dalam garis suksesi.

Hingga pada tahun 2013, Ratu Elizabeth II mengizinkan anggota keluarga kerajaan untuk menikah dengan seorang Katolik Roma tanpa menghalangi posisi mereka di garis suksesi sebagai bangsawan kerajaan Inggris. (Raden Roro Nabiilah Cakraningtyas)***

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website pikiran-rakyat.com. Situs https://baca-berita.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://baca-berita.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”