baca-berita.com – Orang-orang disarankan untuk meneguk air putih supaya obat yang diminum dapat tertelan dengan baik.

Minum air putih juga membantu penyerapan obat dalam tubuh karena sifatnya yang netral dan bebas dari zat-zat lain.

Akan tetapi, para peneliti asal Johns Hopkins University, AS mendapati temuan lain yang turut memengaruhi penyerapan obat oleh tubuh.

Faktor yang mereka maksud adalah posisi tubuh yang dinilai menentukan seberapa cepat obat -termasuk vitamin – bisa diserap.

Posisi tubuh yang memengaruhi penyerapan obat

Pengaruh posisi tubuh terungkap setelah peneliti mempublikasikan hasil penelitiannya di Physics of Fluids pada April tahun ini.

Temuan didapat setelah mereka melakukan pengujian seberapa pil dan tablet larut dalam tubuh melalui simulasi.

Peneliti sebelumnya menguji empat postur yang berbeda secara total melalui simulasi komputer dari perut manusia.

Pengujian didasarkan pada pemindaian tubuh pria berusia 34 tahun yang berdiri atau duduk tegak, condong ke kanan, condong ke kiri, dan berbaring .

Model pengujian mengikuti jalur suplemen yang melewati saluran pencernaan dan kecepatannya masuk ke perut melalui duodenum.

Ada pun, duodenum adalah titik masuk usus kecil tempat nutrisi mulai diserap oleh tubuh.

Dari pengujian, peneliti menemukan bahwa berbaring ke kanan ketika minum obat bisa mendorong pil masuk ke bagian terdalam perut.

Posisi tubuh tersebut juga dikatakan peneliti membuat pil yang ditelan larut dua kali lebih cepat.

Sementara itu, berbaring ke kiri membuat obat yang sudah diminum membutuhkan waktu lima kali lebih lama untuk diserap.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://baca-berita.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://baca-berita.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”