baca-berita.com – PT PLN (Persero) melalui anak usahanya PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) mencatat angka penetrasi internet serat optik Iconnet kini telah mencapai 350 ribu pelanggan.

“Total pelanggan kami sekarang ada 350 ribu di seluruh Indonesia,” kata Direktur Utama ICON+ Yuddy Setyo Wicaksono saat diwawancarai wartawan di pelataran mal Sarinah, Jakarta, Sabtu.

Yuddy mengatakan layanan internet Iconnet saat ini telah mencakup 10 wilayah di Indonesia mulai dari Sumatera bagian utara, Sumatera bagian tengah, Sumatera bagian selatan, Jakarta-Banten, Jawa bagian barat, Jawa bagian tengah, Jawa bagian timur, Bali-Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan regional timur Indonesia.

Iconnet menggunakan teknologi terkini yang dapat melayani internet dan televisi seamless pada kabel serat optik yang sama tanpa menurunkan kecepatan dan kualitas.

Setiap calon pelanggan layanan Iconnet dapat memilih internet broadband dan internet televisi berbayar atau IP TV. Pendaftaran Iconnet dapat melalui aplikasi PLN Mobile melalui ikon internet.

“Layanan kami berbasis fiber optik, sehingga cepat dan andal. Selain itu, keunggulan lainnya adalah kualitas bagus dan harganya terjangkau serta menjangkau pelanggan,” kata Yuddy.

Sejak diluncurkan pada 31 Maret 2021 lalu, perseroan terus berupaya meningkatkan angka penetrasi internet Iconnet melalui berbagai program promosi untuk menggaet minat pelanggan.

Selama periode 1 September sampai 31 Desember 2022, ICON+ menggratiskan biaya instalasi, diskon 25 persen biaya berlangganan internet 10 Mbps dan 20 Mbps dengan harga mulai dari Rp135.000 hingga Rp150.000 per bulan, serta 100 paket wisata religi ke tanah suci.

“Program promo itu merupakan strategi kami untuk meningkatkan jumlah pelanggan Iconnet,” terang Yuddy.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website antaranews.com. Situs https://baca-berita.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://baca-berita.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”